Surabaya – National vision atau wawasan kebangsaan adalah sebuah konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Materi national vision ini disampaikan Letkol Marinir Beni Rahim Pasintel Brigif-1 Marinir di hadapan para peserta pelatihan GPDP-VI Batch 3 dan 4/2019. Kegiatan tersebut berlangsung di kampus LA-5 Jatim Balnus Jalan Gayungan PTT Nomor 17-19, Surabaya, Rabu (13/3).

Unsur-unsur wawasan kebangsaan menurut Letkol Marinir Beni dalam materi yang dipresentasikan ada empat unsur yaitu Rasa Kebangsaan – Kesadaran Kebangsaan – Faham Kebangsaan – dan Semangat Kebangsaan dalam NKRI. Jika rakyat Indonesia dengan latar belakang profesi yang beragam, sudah memiliki empat unsur tersebut, dan selalu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka bisa dikatakan, bahwa sudah memiliki jiwa nasionalisme.

Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan mendatang serta berbagai potensi bangsa. Sedangkan sebuah bangsa adalah komunitas yang dikonstruksi secara sosial.

Bangsa Indonesia memiliki national vision yang berbeda dengan bangsa lain di dunia, karena berdasarkan nilai-nilai yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yaitu alinea-1: Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, penjajahan harus dihapuskan, Alinea-2: Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, Alinea-3: Kehidupan kebangsaan yang bebas, Alinea-4: Pemerintahan negara yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, cerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, disusunlah kemerdekaan Indonesia dalam suatu UUD yang terbentuk dalam susunan negara RI yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada kepada Ke Tuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan serta dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (CorpUSurabaya/Red01)

797 total views, 3 views today