Kuta – Pembukaan pelatihan Telkom Certified User Experience (TCUX) Batch-1/2019 di B Hotel ruang Saba Agung Jalan Raya Imam Bonjol Sunset Road Kuta-Bali, Senin (18/3). Pelatihan akan berlangsung selama 5 hari hingga 22 Maret 2019.

Peserta berasal dari TelkomGroup yaitu Unit Divisi Digital Service, Divisi TV Video, Divisi Enterprise Service dan Melon Indonesia. Fasilitator pelatihan ini adalah Manager Internal Capability Assurance, Digital Department, Bengris Pasaribu UX Master (The First Indonesian UX Master, first in Asean & Australia) dan Tim.

Tujuan sertifikasi sendiri menurut Bengris untuk menjamin mutu kompetensi dan pengakuan dalam bidang profesi sesuai bidang kompetensi user experience dengan standar yang dipersyaratkan mengacu kepada referensi materi yang diperoleh dari sertifikasi internasional oleh Nielsen Norman Group (NNG, sebagai badan riset dan desain UX). Peserta yang ikut pada sertifikasi akan memberikan masukan kepada proses desain dan pengembangan produk digital sesuai produk yang sedang dan akan ditangani. Selanjutnya produk yang didesain/re-design akan dapat meningkatkan kepuasan pengguna baik berupa aplikasi mobile atau website. Materi TCUX sebanyak 5 modul, setiap harinya disampaikan 1 modul. Untuk sertifikasi sendiri maka peserta harus mengikuti test on-line dan lulus dengan grade 82.5%.

Dari 22 orang peserta yang diundang, namun sesuai dengan presensi yang hadir berjumlah 21 orang. Sebelum memulai materi hari pertama modul 1, terlebih dahulu diawali dengan pengisian pre-test serta penjelasan mengenai skema test on-line. Pemberian sertifikat keikutsertaan kepada peserta dilakukan setelah mereka mengikuti kelas selama 5 hari dan sertifikat kualifikasi sebagai peserta certified ilmu User Experience akan diberikan jika peserta telah melakukan test on-line dan dinyatakan lulus untuk kelima modul.

Inti pelatihan Telkom Certified User Experience adalah berkaitan dengan peningkatan kemampuan agar dapat melakukan proses desain produk digital berbasis user centric, berdasarkan riset dan dilakukan proses iterasi secara terus menerus sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari pengguna. Desain yang dihasilkan bahkan akan dapat merasakan “wow experience”. Perusahaan juga akan dapat meningkat UX Maturitynya sebagai salah satu ukuran kepedulian perusahaan terhadap pendekatan desain berbasis orientasi pengguna. User Experience sendiri adalah merupakan total pengalaman interaksi yang dirasakan antara pengguna/user dengan produk atau sistem (internet, perangkat lunak, teknologi bergerak dan sejenisnya) ketika menggunakan produk secara end-to-end(Telkom CorpUSurabaya/Red01)

237 total views, 1 views today