Surabaya – Wakil Rektor Institut Teknologi Telekomunikasi Surabaya (ITTS) Ir Tri Agus Kuntjoro, M.T. menghadiri Kuliah Tujuh Menit (Kultum) LA-5 Jatim Balnus di Jln. Gayungan PTT No. 17-19, Surabaya tepatnya di Musala Baitul Ilmi LA-5, Kamis (4/4). Hadir jajaran dosen ITTS, mahasiswa, jajaran LA-5 dan jajaran karyawan Non-Organik.

“Manusia yang pandai adalah mereka yang mampu mempersiapkan bekal di masa hidupnya untuk akhirat, sehingga dunia dan akhirat sama-sama mendapat barakah-Nya. Mencari dunia terus lupa akan akhirat, maka akan celakalah kelak. Setiap manusia pasti akan mati, tua, muda, laki, perempuan pasti akan kembali,” ujar Tri Agus.

Tri Agus mengatakan bahwa hidup bukan untuk diri sendiri tapi untuk bertemu Allah dan selalu berserah diri kepada-Nya. Maka, setiap langkah dalam hidup harus selalu pasrah dan banyak mengamalkan kebaikan. Setiap aktivitas kehidupan sebenarnya adalah ibadah termasuk bekerja. Akhirnya ketika mati, diharapkan meninggal khusnul khotimah, dirahmati Allah SWT, disafaati Rasulullah Muhammad SAW sehingga selamat dari api neraka, dimasukkan surga, dan bertemu dengan Allah SWT.

Kemudian Tri mengutip ayat yang berbunyi “Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut” (21:35)- Setiap yang bernyawa pasti akan menemui mati. Allah SWT berfirman: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. ” (QS. Al-Imran:185). (CorpU_Surabaya/Red01)

8,301 total views, 2 views today