Surabaya – Binroh (pembinaan rohani) dalam bentuk Kultum CorpU Surabaya kali ini diisi rekan Dosen Institut Teknologi Telekomunikasi Surabaya (ITTS) Walid dengan tema “Uswatun Khasanah”, Kamis (11/4). Kegiatan tersebut berlangsung bakda sholat Ashar di Musala Telkom CorpU Surabaya Baitul Ilmi Jln. Gayungan PTT No. 17-19, Surabaya.

Walid mengawali Kultum dengan menjelaskan arti Uswatun Khasanah yang dikenal dalam agama Islam, artinya contoh yang baik. Selain itu dapat diartikan sebagai orang yang sifat dan tingkah lakunya layak ditiru atau dijadikan panutan karena membawa kearah kabaikan.

Kemudian diceritakan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW mulai dari sisi leadership hingga saling menghormati kepada sesama, termasuk membantu nenek tua yang membawa barang dengan beban berat ditolong dibawakan oleh Nabi Muhammad SAW.

Lebih lanjut dikatakan Walid, dalam pandangan seorang mukmin Nabi Muhammad SAW adalah sebaik-baik teladan (Uswa Khasanah). Allâh Azza wa Jalla berfirman menjelaskan kaedah yang sangat agung ini dalam firman-Nya yang artinya : “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasûlullâh itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allâh dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allâh” [al-Ahzâb/33:21].

Uswah hasanah (teladan yang baik) ada pada diri Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam karena orang yang meneladani beliau adalah orang yang menapaki jalan yang akan menghantarkan menuju kemuliaan dari Allâh Azza wa Jalla. Itu adalah shirâthâl mustaqîm (jalan yang lurus), karena memang “sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasûlullâh itu suri teladan yang baik bagi orang beriman”. Maka selayaknya kita tidak malu untuk terbuka menerima kepada kebenaran karena berpaling dari kesalahan untuk kembali kepada kebenaran adalah keutamaan, bukan kehinaan. (CorpU_Surabaya/red01)

953 total views, 3 views today