Surabaya – Binroh (Pembinaan Rohani) dalam bentuk Kultum LA-5 Surabaya kali ini diisi Dosen Institut Teknologi Telekomunikasi Surabaya (ITTS) Toton, Senin (22/4). Kegiatan tersebut dilakukan bakda shalat Ashar di Musala LA-5 Baitul Ilmi Jalan Gayungan PTT No. 17-19, Surabaya mengangkat tema “Profesionalisme Seorang Hamba Allahl” .

Toton mengatakan bahwa dalam dunia kerja, maka pihak manajemen selalu menuntun profesionalisme kerja dan sendiri selaku karyawan selalu berusaha untuk menggapai profesionalisme tersebut. Untuk menjadi profesionalisme, pertama-tama yang menjadi pemenuhan dasar adalah melaksanakan hak kewajiban sebagai seorang pegawai. Setelah itu maka yakin pasti akan mendapatkan upah dan gaji setiap bulannya.

Selain profesionalisme dalam dunia kerja, maka perlu diingat bahwa ada profesionalisme lain yang lebih penting ialah profesionalisme dalam menjalankan agama Islam yang dianut. Bila hak dan kewajiban dalam dunia kerja dilaksanakan, maka hak dan kewajiban dalam menganut agama Islam juga tidak boleh ditinggalkan begitu saja. Maka, harus menjalankan perintah dan meninggalkan segala larangan-Nya.

“Semakin profesional dalam dunia kerja, maka karir dan gaji semakin meningkatkan, demikian juga kita harus yakin bahwa semakin profesional dalam menjalankan ajaran Islam, maka Allah akan menjamin kebaikan dunia dan akhirat. Kalau pimpinan perusahaan memiliki sejumlah perintah kepada bawahan, maka demikian juga Allah memiliki berbagai perintah yang wajib ditunaikan oleh hambaNya. Lantas, apa saja hak dan kewajiban kita sebagai seorang hamba terhadap Sang Pencipta Allah SWT. Jangan sampai kita sebagai hamba terlalu menuntut kepada Allah SWT atas haknya saja. Memang kita siapa, berani menuntut kepada yang telah menciptakan padahal kita tidak ada apa-apanya. Kita bagaikan sebutir debu di hadapanNya yang tak berdaya tanpa kehendakNya,” papar Toto. (CorpU_Surabaya/Red01)

556 total views, 2 views today