Bandung – Sejumlah 202 siswa Great People Trainee Program (GPTP) IX TelkomGroup 2019 berkumpul di Gedung myIndiHome Kampus Telkom Corporate University Center (Telkom CorpU), Senin (22/4).

Registrasi GPTP IX dihadiri SM Human Capital Service Moch. Ahadi Widjaja, SM Learning Operation Telkom CorpU Agus Setiyono, fasilitator dari Telkom CorpU, serta para pelatih dari Pusat Pendidikan Perhubungan (PUSDIKHUB) TNI AD.

Agus mengucapkan selamat datang dan mengatakan salah satu fungsi CorpU sebagai tempat untuk menggodok calon karyawan serta karyawan Telkom. “Selamat datang di Telkom CorpU, yang salah satu fungsinya adalah menggodok calon karyawan dan karyawan Telkom yang konteksnya adalah TelkomGroup,” ucap Agus.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan terkait program GPTP. Program pertama GPTP IX akan dijalankan selama sebulan dan jangan berpikir program militerisasi karena merupakan program pendidikan karakter.

“Selama di PUSDIKHUB, ikuti perintah senior-senior dan pembina. Jaga kekompakan juga, karena ini program pembenahan. Dari 202 orang ini yang masuk, mudah-mudahan lulus semua karena ini masih bagian seleksi. Sekali lagi, ini masih proses seleksi, kita fokus di Telkom, kita sama-sama men-design masa depan kita,” jelas Agus.

Agus menuturkan bahwa event yang akan berlangsung selama tiga bulan merupakan event yang fun. Ia berpesan agar tetap fokus di program tersebut di mana sebulan di PUSIKHUB, sebulan di Corpu, dan sebulan on the job training (OJT) sehingga selama tiga bulan pasti dilakukan evaluasi.

“Dan event ini adalah event yang fun. Sekarang sudah era digital dan tidak manual lagi, tetap enjoy dan fun, jangan stress tapi jangan lalai dengan aturan mainnya,” tutur Agus.

Pada kesempatan lain, Ahadi bangga karena mendapatkan orang-orang terbaik. “Saya ucapkan selamat kepada kalian karena kalian adalah hasil penyaringan dari 25.000 lebih orang lain. Untuk kami juga menjadi suatu kebanggaan karena kami mendapatkan orang-orang yang terbaik,” ujar Ahadi.

Ahadi kemudian berpesan kepada seluruh siswa GPTP IX untuk mulai mandiri dan menikmati bagian yang harus dijalani. “Ada pesan yang menurut saya perlu adalah pada saat dibintal tolong sudah mulai dewasa, artinya mandiri, tidak cengeng, tidak gampang mengeluh, dan tidak gampang terbawa perasaan. Bagi saya itu menjadi suatu gambaran, apapun yang dijalani nanti dinikmatii saja, pikirkan ini memang adalah bagian yang harus dijalani, bagian yang memang belum pernah dijalani. Yang kedua saya pesan jaga kesehatan, jangan terlalu banyak minum es, kalau ada waktu istirahat ya dipakai isitrahat”, pesan Ahadi.

Setelah registrasi, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan terkait kontrak yang disampaikan fasilitator GPTP IX. Kemudian dilanjutkan dengan pergeseran pasukan (serpas) dari CorpU kemudian dibawa ke PUSDIKHUB Cimahi untuk melaksanakan Pelatihan Pembentukan Karakter (PPK) yang akan dimulai pada Selasa (23/4). (ykb/nwl/red01)

1,507 total views, 2 views today