Surabaya – Mungkin belum banyak yang kenal tentang salah satu produk Telkom yang satu ini Solution In Main Public Service, yaitu Smart City Nusantara tagline Satu Smart City, Satukan Negeri. Smart City Nusantara merupakan inovasi Kota Pintar untuk Indonesia yang membantu dan mempermudah pelayanan di pemerintahan, kalangan industri dan Citizen. Materi sosialisasi Smart City Nusantara yang disampaikan Divisi Government Services (DGS) oleh Harun Triyantoro. Hadir para AM TR-5 Jatim Balnus di Lantai-2 kampus LA-5 Jln. Gayungan PTT No. 17-19, Surabaya, Rabu (24/4).

Smart city adalah kota yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, efisiensi dan kemampuan kerja dalam memberikan pelayanan yang berkelanjutan serta dapat meningkatkan kehidupan masyarakat dengan mengutamakan kearifan lokal daerah tersebut. Ekosistem Smart City Nusantara (SCN) terdiri dari Smart Government, Smart Industry dan Smart Citizen. SCN untuk government yaitu kemampuan peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan kapasitas dan akuntabilita kinerja birokrasi. SCN untuk industry memiliki nilai ekonomis dan berkelanjutan, kemudahan pengurusan izin usaha, kepastian hukum dalam berbisnis. Sedangkan SCN untuk Citizen ialah adanya kemudahan fasilitas umum, keamanan dan kenyamanan.

Sedangkan Telkom Smart City Framework merupakan produk dan layanan terpadai yang disediakan oleh TelkomGroup untuk Bangsa yang terdiri dari Platform M2M, BigData, Cloud, Konektivitas dan perangkat, terdiri dari 3 pilar yaitu Infrastruktur TIK, Manajemen ekosistem kota terpadu dan Smart Solution. Impian pemerintahan Provinsi maupun daerah untuk mewujudkan suatu kota atau daerah yang smart nampaknya akan cepat terealisasi.

“Kalau pun belum dapat terwujud dalam waktu dekat, setidaknya pemerintahan daerah dapat merasakan seperti apa nantinya daerah yang smart tersebut. Telkom sebagai Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) yang paling berkompeten akan teknologi telekomunikasi sudah memulai sebuah program untuk mendukung hal tersebut, yaitu Living Lab Smart City Nusantara,” jelas Harun.

Mereka yang datang ke lab menuju kawasan pintar berdesain industrial modern ingin mengetahui lebih dalam konsep smart city seperti apa yang sesuai dengan daerah pemerintahannya. Walaupun setiap daerah di Indonesia berbeda karakteristik, namun program ini tetap dapat diaplikasikan. Hal tersebut sesuai dengan tujuan dasar Smart City Nusantara yakni menciptakan kota atau daerah yang cerdas dengan menyesuaikan kondisi kebutuhan spesifik masing-masing wilayah dan berbagai kearifan lokalnya.

Bukan hanya untuk mengedukasi pemerintah dan masyarakat, namun program yang diresmikan pada 19 Mei 2016 juga berfungsi sebagai umpan balik bagi Telkom untuk dapat mengetahui kebutuhan setiap daerah di Indonesia. Pada akhirnya akan berguna bagi pemerintah pusat maupun daerah. Dengan fungsi tersebut, Smart City Nusantara akan selalu berkembang. (CorpU_Surabaya/Red01)

330 total views, 1 views today