Surabaya – Memasuki ibadah puasa hari kedua, Musala LA-5 Baitul Ilmi Jalan Gayungan PTT No. 17-19 Surabaya menghadirkan acara baru yaitu Kuliah Ramadan (KURMA), Selasa (7/5). Hadir pembicara di hari kedua adalah rekan Walid Dosen Institut Teknologi Telekomunikasi Surabaya (ITTS). Acara yang tergolong masih baru digelar setiap bakda sholat Dzuhur. Kali ini mengangkat sebuah tema yaitu “Saling Pengertian dan Saling Hormat antara Suami Istri”.

Sebelum masuk ke materi, Walid mengucapkan syukur kehadirat Illahi Robb yang masih memberikan karunia nikmat sehat dan nikmat Islam, sehingga masih bisa menjalankan ibadah puasa hari kedua. Harapannya, semua tetap takwa dan istiqomah menjalankan segala perintah dan menjauhi laranganNya hingga akhir hayat.

Kemudian masuk ke materi, Walid menceritakan tentang kisah suami istri saling hormat dan menjaga perasaan masing-masing. Pada suatu pagi, sang istri memasak untuk sarapan sang suami tercinta. Sang istri tidak tahu kalau sang suami sedang puasa sunah Senin-Kamis. Namun agar tidak mengecewakan istrinya maka sang suami membatalkan puasanya, karena puasa sunah bukan puasa wajib.

Sang suami mengatakan, bahwa tanpa sepengetahuan istrinya ia sahur jam 2 malam, dengan harapan agar istirahat tidur sang istri tidak terusik. Pada sisi lain sang istri juga mengatakan, bahwa ia semalam makan sahur jam 3 secara diam-diam tanpa membangunkan sang suami agar istirahat dan tidur nyenyak. Walhasil keduanya saling membatalkan puasanya, dengan pertimbangan puasa yang dilakukan adalah puasa sunah. Lesson learned dari kisah ini adalah adanya saling pengertian dan saling hormat antara suami istri dan tidak melanggar perintahNya karena puasa tersebut masih kategori puasa sunah. (CorpU_Surabaya/Red01)

364 total views, 1 views today