Tak terasa setelah berjalan 6 bulan, maka bibit ikan nila merah dan hitam itu sudah beranjak dewasa yang siap untuk dipanen. Panen ikan nila dilakukan di kolam LA-5 Jalan Gayungan PTT No. 17-19 Surabaya, Jumat (21/6). Pada umumnya ikan nila 4 bulan sudah bisa dipanen tapi karena padatnya jadwal COE (Calendar of event) LA-5 maka panen ikan nila baru terlaksana.

Budidaya, pemeliharaan dan perawatan yang kurang maksimal, maka bobot ikan nila yang dipanen ini kurang dari 500 gram per ekornya. Umumnya ukuran berat ikan nila adalah 500 gram/ekornya. Walaupun demikian tak masalah, yang penting layak, gurih, lezat untuk dikonsumsi dan lumayan buat lauk makan siang bagi seluruh jajaran LA 5 usai shalat Jumat.

Pembudidayaan ikan nila cepat panen mudah dan lengkap sebenarnya ada panduannya, namun karena pemeliharaan ikan nila di LA-5 hanya merupakan aktivitas sambilan maka hasil panennya tidak maksimal. Bila digeluti secara fokus dan serius mulai dari pemilihan benih ikan nila, penebaran benih, pemeliharaan ikan, cara pengendalian hama penyakit tentu hasilnya akan maksimal. Terlepas dari hasil maksimal atau tidaknya panen ikan, maka yang penting keberadaan kolam ikan di lingkungan LA-5 akan menambah suasana asri lingkungan, jauh dari suasana kegersangan akibat kemarau.

Koordinator Operasional (KOOP LA-5) Vini Kusvini merasa bersyukur atas inisiatif jajarannya untuk membuat kolam. “Karena inisiatif tersebut sebenarnya bagian dari kreativitas,” ujar Vini yang sempat menjaring ikan saat panen. (CorpU_Surabaya/ola)

671 total views, 1 views today