Surabaya – Pada sesi kedua dalam GPDP VI Batch 10 hari pertama, peserta diberikan materi terkait spirituality leadership, Senin (22/7). Jika sebelumnya mereka dijelaskan terkait purpose dan value, maka pada materi kali ini fasilitator yang mengisi akan menjelaskan tentang pentingnya kecerdasan spiritual ketika menjadi seorang pemimpin.

Materi kali ini dijelaskan Daryanto dari Telkom CorpU. Ia menjelaskan bahwa Spirituality Leadership adalah kepemimpinan yang mampu mengilhami, membangkitkan, mempengaruhi, dan menggerakkan melalui keteladanan, pelayanan, kasih sayang, impementasi, dan sifat-sifat keTuhanan lainnya dalam tujuan, proses, budaya, dan perilaku kepemimpinan.

Pada materi ini, peserta diberikan berbagai macam studi kasus yang menciptakan diskusi antar kelompok terkait nilai-nilai spiritual. Peserta yang sudah dibagi ke dalam beberapa kelompok diberikan waktu untuk menuliskan analisisnya di flipchart yang sudah disediakan. Kemudian, peserta mempresentasikan apa yang mereka tangkap dari cerita tersebut yang juga terkait dengan materi pada sesi ini. Timbul banyak perspektif yang menciptakan diskusi seru antar peserta, namun pada akhirnya dapat disimpulkan satu benang merah bahwa setiap tindakan yang dilakukan harus didasari pada sebuah keikhlasan.

Bila dihubungkan dengan pekerjaan mereka sebagai bagian dari Telkom, kerja yang ikhlas begitu mempengaruhi bagaimana performa kerja sehari-har dan dengan sebuah keikhlasan akan melakukan hal-hal baik yang tentu saja akan berdampak baik bagi perusahaan di kemudian hari. Pada akhir sesi dari materi tersebut, dikatakan bahwa tujuan akhir dari memiliki sebuah spirituality leadership adalah untuk mendapatkan sebuah kebaikan dan keselamatan. (CorpU_Surabaya/Red01)

220 total views, 1 views today