Bandung – Pada hari terakhir kegiatan Great People Development Program (GPDP) II Batch 9, seluruh peserta mendapatkan materi Spiritual Leadership yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU selaku Komisaris Independen, PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.

Kegiatan bertempat di TelkomGroup Leadership Building Kampus Telkom CorpU, pada Jumat Pagi, (6/9).

Mengawali sharingnya, Marsudi menanyakan kepada seluruh peserta seberapa perlunya peran seorang pemimpin.

“Kenapa kita perlu pemimpin? Pemimpin tuh perlu karena kalau gak ada pemimpin kita akan pecah tercerai berai, dan kita menjadi tidak punya visi bersama, tidak berdaya atau tidak adanya motivator karena seorang pemimpin itu harus bisa public speaking sehingga dapat memotivasi anak buahnya.

Apabila seorang pemimpin tidak dapat memenuhi poin-poin tersebut maka tidak akan adanya atau rendahnya rasa percaya diri kita, untuk itu pemimpin harus bisa mengatasi problem-problem tersebut,” tutur Marsudi.

Lebih lanjut ia menjelaskan tentang “Why CEO Fail” menurut David Dotlich & Peter Cairo. Banyaknya yang membuat pemimpin jatuh karena sifat sombong atau arogan, lalu melodrama atau pemimpin yang ingin menjadi pusat perhatian, kemudian volatility atau moody. 

Selanjutnya ialah pemimpin yang excessive caution atau pemimpin yang takut mengambil keputusan dan resiko, eccentricity atau pemimpin yang berupaya menjadi beda atau nyentrik, passive resistance pemimpin yang memberontak diam-diam, 

habitual distrust yaitu pemimpin yang tidak percaya atau selalu curiga kepada orang lain, lalu aloofness pemimpin yang tidak peduli atau masa bodoh yang tidak mau terlibat, miscievousness pemimpin yakin bahwa peraturan itu dibuat untuk dilanggar, lalu pemimpin yang perfectionist, eagerness to please pemimpin yang ingin menyenangkan orang lain akan tetapi maksud diri ingin populer.

Maka, pemimpin yang baik adalah yang dapat membuat sebuah lingkungan yang dipimpin di mana didalamnya terdapat keunikannya masing-masing, tidak perlu disamakan akan tetapi dibuat menjadi orchestra yang indah.

Marsudi menyampaikan bahwa kepemimpinan itu perlu mix dengan manajemen.

“Apa bedanya pemimpin dan manajemen? kalau manajemen itu ada aturan yang harus dijalankan atau harus taati, kalau pemimpin itu harus mencari hal-hal yang baru.

Kepemimpinan itu mix dengan manajemen, maka dari itu sebagai pemimpin harus mampu membuat inovasi baru yang sinkron atau mematuhi aturan-aturan yang ada di manajemen, sehingga kita dapat berinovasi tanpa mengganggu aturan,” papar Marsudi.

Marsudi memaparkan materi terkait spriritual leadership yang didalamnya membahas mengenai The Concept of Level 5 Leadership, Personal Humility, Professional Will, Peran Karakter serta Kemampuan Pemimpin dan lainnya yang diselingi dengan beberapa games menarik terkait kreativitas.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama seluruh GPDP II Batch 9 dengan Marsudi serta manajemen Telkom CorpU. *(ola/red01)

386 total views, 1 views today