Surabaya – Kuliah Tujuh Menit atau Kultum yang dilaksanakan CorpU Surabaya kali ini bertemakan Taubat. Kultum dilaksanakan di Musala Baitul Ilmi LA-5 Jln. Gayungan PTT No. 17-19, Surabaya, Senin (23/9). Hadir sebagai penceramah adalah Ustadz Dennis Lim.

Sambil membuka kitab Riyadus Shalihin disusun oleh Imam Nawawi, Ustadz Dennis mengatakan, bahwa setiap manusia pasti punya dosa.

Ia mengatakan mengerjakan taubat itu hukumnya wajib dari segala macam dosa. Ngerumpi atau ngrasani orang lain terutama suudzon itu perbuatan dosa, maka untuk bertaubat harus memiliki 3 syarat yaitu pertama hendaklah menghentikan sama sekali seketika perbuatan tersebut. Kemudian, kedua merasa menyesal atas perbuatan tersebut dan ketiga tidak berniat tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut untuk selama-lamanya. Jika salah satu dari tiga syarat tersebut di atas itu ada yang ketinggalan maka tidak sahlah taubatnya.

“Jadi sesama rekan kerja sebaiknya selalu berbuat kebaikan, lakukan kerjasama tim secara kompak, jangan ada yang saling mencurigai. Jika ada persoalan bisa dilakukan diskusi untuk mendapatkan jalan keluar. Solusi adalah penyelesaian pemecahan masalah dan sebagainya, setelah melalui diskusi biasanya ditemukan solusi terbaik. Segala permasalahan hendaklah diselesai secara internal, janganlah dibawa keluar kemana-mana, karena bisa saja menjadi fitnah,” papar Ustadz Dennis.

Sama halnya dengan kerjabsama tim kesebelasan sepak bola yang harus kompak dan saling bersinergi, jangan sampai ada yang melawan arus. Untuk memenangkan pertandingan sepak bola dibutuhkan kerja sama tim, bila tim tidak kompak maka akan mengalami suasana tegang karena setiap anggota kesebelasan tidak mau menerima masukan dan ingin bermain seenaknya, apalagi saling mencurigai anggota sesama tim yang belum tentu benar kecurigaan tersebut apalagi menjurus ke fitnah yang tentu saja fitnah itu perbuatan dosa. Bertaubat untuk tidak mengulangi lagi adalah jalan keluar menuju sukses.

Gambaran tersebut sama halnya dengan kinerja perusahaan dapat tercapai dengan kerja sama tim yang kompak. 

(CorpU_Surabaya@2019/ola/red01)

242 total views, 1 views today