Surabaya – Kita sebagai manusia yang tidak sempurna atau nobody perfect tentu harus banyak berdo’a mohon ampunan-Nya. Tak terkecuali para Nabi ternyata juga berdo’a dan memohon ampun kepada Allah SWT, bahkan Rasulullah Muhamamad SAW selalu berdzikir dan beristighfar.

Demikian antara lain dikatakan Ustadz Dennis Lim saat memberikan kuliah tujuh menit atau kultum di Mushollah BAITUL ILMI LA-5 Jln. Gayungan PTT No. 17-19, Surabaya, Kamis (26/9).

Seperti dalam berinteraksi di masyarakat maupun di kantor, tentu pernah terjadi ‘gesekan’ atau kita pernah melakukan kekhilafan baik yang disengaja atau tidak, sehingga harus legowo saling memaafkan. Hal ini menunjukkan, bahwa kita tidak luput dari kesalahan kepada sesama, terlebih kekhilafan tidak melaksanakan perintah-Nya. Jika sesama manusia cukup minta maaf, sedangkan kepada Allah SWT harus berdoa mohon ampunan-Nya.

Kemudian Ustadz Dennis Lim mencontohkan dua Nabi yang berdoa mohon ampunan-Nya, yaitu Nabi Yunus dan Doa Nabi Adam. Doa Nabi Yunus terdapat dalam Al-Quran surah Al Anbiya ayat 87 yang dibaca Nabi Yunus saat beliau sedang mengalami suatu kesulitan dan berada diantara hidup dan mati.

Sedangkan Do’a Nabi Adam sesuai tafsir Surah Al-A’raf ayat 23 yang merupakan do’a mohon ampunan dari Nabi Adam karena sadar telah berbuat salah.

Jadi jika kita berbuat salah maka harus mengaku jika kepada sesama manusia harus minta maaf, jika kepada Allah SWT harus selalu berdo’a atau bermunajat mohon ampunan atas kesalahannya, misalnya pernah melakukan dosa atau tidak melaksanakan perintah-Nya. Dengan selalu beristighfar, maka Insya Allah akan mendapat ampunan-Nya.

(CorpU_Surabaya@2019/ola/Red03).

 

310 total views, 1 views today