Surabaya – Seorang trainer hendaknya tenang dan percaya diri dalam menghadapai audience atau peserta. Utamanya, ia harus menguasai materi yang akan disampaikan. Demikian yang disampaikan oleh Widysiswara Anna Indraweni dari Faculty Member Of Telkom Corporate University di hadapan para peserta pelatihan ToT Implementasi. Kegiatan berlangsung di Kampus LA 5, Selasa (5/11). Terdapat 25 peserta dari PT Telkom Akses yang mengikuti pelatihan ini.

Hal yang perlu dipahami menurut Anna bagi seorang trainer adalah tentang karakteristik audience atau siswa yang terbagi menjadi dua, yaitu Child Learner dan Adult Learner. Child Learner biasanya menerima informasi apa adanya, sedangkan yang Adult Learner biasanya kritis dan suka bertanya to the point, bahkan sebenarnya yang ditanyakan itu sudah tau jawabannya.

Kemudian untuk audience kategori Child Learner yaitu siswa anak-anak yang biasanya berharap pembelajaran akan berguna untuk jangka panjang dan masa depan. Sedangkan bagi siswa dewasa biasanya berharap pembelajaran akan berguna secara langsung. Siswa anak-anak biasanya sedikit atau tidak ada pengalaman sama sekali, sedangkan siswa dewasa memiliki banyak pengalaman yang dapat dimanfaatkan dan dapat menjadi sumber pengetahuan.

Maka, jadilah trainer paling berkesan terhadap audience. Kendati banyak tanya, antusias, ingin detail, banyak debat, to the point, termasuk pada audience yang banyak diam. Memang sebaiknya peserta diberikan waktu untuk bertanya, sehingga ada respon dari peserta terhadap materi yang disampaikan. Siswa mulai berinteraksi antara satu dengan yang lainnya yang sengaja diciptakan oleh trainer. Dengan demikian peserta selalu antusias menerima materi. (CorpU_Surabaya@2019/riri/Red01)

441 total views, 1 views today