Surabaya – Bagi yang suka mengeluh atau berkeluh kesah sebaiknya mulai sekarang cobalah bertransformasi mengubah perilaku tersebut dengan banyak bersyukur. Bukankah dengan selalu mensyukuri nikmat, maka Allah SWT akan menambah nikmat tersebut. Ustadz Koh Dennis Lim menyampaikan saat acara Kultum di Musala Baitul Ilmi LA-5 Jln. Gayungan PTT No. 17-19, Surabaya (2/12).

Dikatakan ada sebuah kisah Abu Qilabah Al-Jarmi yang tidak punya kaki dan tangan, rumahnya hanyalah sebuah gubuk, namun ia adalah hamba yang penuh sabar dan syukur. Satu-satunya anggota badan yang masih bisa dimanfaatkan adalah lisannya. Ia berkata, “Ya Allah tunjukilah aku untuk memuji Mu, agar aku bisa mensyukuri nikmat yang telah Engkau berikan padaku. Dan karena Engkau telah melebihkanku atas hamba-Mu yang lain”. Itulah kisah menakjubkan dari seorang Qilabah yang menggugah hati untuk diteladani. Qilabah adalah murid Ibnu Abbas la sangat cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Syukur dan sabar adalah sikap yang harus dimiliki seorang muslim. Kedua sikap itu pula yang membuat perkara seorang muslim menjadi istimewa. Namun kini, jarang didapati orang yang mengamalkannya dengan kesungguhan. Sering berkeluh kesah dan mudah putus asa sering didapati. Nampaknya butuh sesuatu yang memacu untuk senantiasa bersyukur dan bersabar. Semua cobaan biasanya ada hikmahnya dan yakinlah akan indah pada saatnya.

Kemudian Ustadz melanjutkan dengan kisah Nabi Ayyub ‘alaihi salam yang juga selalu bersyukur dan sabar dalam menerima cobaan dari Allah. Nabi Ayyub diuji dengan kehilangan harta, keluarga serta anaknya dan cobaan lainnya. Dalam menerima cobaan tersebut Nabi Ayyub bersabar, bersyukur dan memuji Allah. Sesungguhnya Allah menyediakan derajat derajat kemuliaan yang tinggi, yang tidak bisa diperoleh kecuali dengan sikap sabar tatkala ditimpa bencana, dan rasa tatkala lapang disertai rasa takut kepada Allah baik dalam keadaan bersendirian maupun di depan khalayak ramai. (CorpU_Surabaya/Red01)

591 total views, 2 views today