Surabaya – Pada penghujung tahun 2019, acara rutin Kultum tetap berjalan seperti biasa. Kendati para mahasiswa ITTS sedang liburan, namun para Dosen dan Petugas Administrasi tidak libur termasuk jajaran LA-5 juga, kecuali yang sedang melaksanakan istirahat cuti akhir tahun. Kultum kali ini dilaksanakan di Musala Baitul Ilmi LA-5 Jln. Gayungan PTT No. 17-19, Surabaya, Senin (3012).

Hadir sebagai penceramah adalah tetap diisi oleh Ustadz Dennis Lim yang mengangkat sebuah tema “Antara Hamba Dan Budak”.

Yang dimaksud hamba menurut Ustadz Dennis Lim adalah hamba Allah SWT, sedangkan yang dimaksud dengan budak adalah orang yang siap dipekerjakan secara paksa oleh tuannya atau majikannya. Hamba yang taat kepada Allah SWT InsyaAllah akan mendapatkan surgaNya kelak, sedangkan Budak yang taat kepada tuannya tak dapat apa-apa, malah tak jarang mendapat perlakuan dholim yang tidak manusiawi.

Budak tak pernah mendapat nikmat dari tuannya, sedangkan hamba Allah sering mendapatkan nikmat yang tak terhingga. Dalam Alquran Surat Nahl ayat-18 yang artinya ”Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang”. Justru itu, ia mengajak untuk selalu bersyukur atas nikmatNya dan selalu menjalankan perintahNya serta menjauhi laranganNya, tegas Ustadz Dennis Lim.

Dalam Alquran, terdapat satu surat yang dijuluki para ulama dengan surat an-Ni’am (surat kenikmatan). Surat an-Ni’am atau surat yang banyak menyebutkan kenikmatan adalah surat an-Nahl. Disebut surat kenikmatan, karena surat ini banyak menyebutkan berbagai macam nikmat Allah untuk para hamba-Nya, yang itu merupakan bukti kebesaran dan keagungan Allah. (CorpU_Surabaya/red01)

382 total views, 2 views today