Semarang – Pengelolaan keuangan adalah salah satu hal penting guna mempersiapkan finansial di masa mendatang. Generasi millenial dari berbagai Witel di TR 4 mengikuti Workshop Financial Planning yang bertujuan untuk memberikan strategi pengelolaan keuangan di Hotel Grandhika Semarang pada Selasa (25/02).

Perencana Keuangan ZAP Finance Prita Hapsari Gozi mengatakan bahwa generasi millenial jika tidak waspada, berdasarkan studi akan bangkrut di usia 50 tahun. “Hal ini dikarenakan dilihat dari pengeluaran,generasi millenial lebih banyak dihabiskan untuk jalan-jalan dan hal konsumtif lainnya berbeda dengan Generasi Baby boomer yang lebih digunakan untuk investasi seperti membeli tanah, dan generasi X untuk membeli kendaraan.

“Cara speed up karir adalah dengan tidak adanya masalah keuangan. Karena masalah keuangan ini akan merambat ke masalah-masalah lain seperti masalah kesehatan hingga masalah hubungan dengan keluarga,” papar Prita.

Zap Finance memberikan berbagai strategi pengelolaan keuangan kepada peserta dengan memberikan 7 tahap dalam pengelolaan keuangan Tahap yang pertama yaitu dengan membuat rencana keuangan, tahap yang kedua yaitu menghapus utang yang dimiliki. Setelah itu menyiapkan dana darurat dan dapat memulai investasi. Selanjutnya, membangun aset yang aktif dan menerima penghasilan pasif. Setelah menjalankan enam tahap tersebut masuk tahap yang ke tujuh yaitu tetap sejahtera.

Manager CorpU Semarang Sugiyarto Otit selaku tuan rumah juga menyampaikan bahwa workshop tersebut begitu bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, selagi masih muda harus bisa mengatur dan menyiapkan keuangan masing-masing. Permasalahan pengelolaan keuangan bukan tentang seberapa besar gaji yang dimiliki tetapi masalahnya kita yang belum bisa mengatur keuangannya. (Bayu/#TC4Semarang/ola/Red01)

223 total views, 1 views today