Bandung – SM Leadership Academy Asep Mulyana membuka secara resmi kegiatan GPMP IV Batch 41 & 42 di InEx Room Telkom CorpU pada senin pagi, (9/3).

Hadir Mgr. Learning Delivery & Evaluation Ahmad Bramantio, Mgr Learning Design and Development Irma Dewijani Gustika, para fasilitator serta para peserta GPMP IV Batch 41 dan peserta GPMP Batch 42.

Kegiatan diawali dengan pemaparan Learning Journey oleh Irma dan dilanjutkan penyampaian materi oleh Asep yang menyampaikan bahwa Leader saat ini harus bisa memahami perubahan Era Globalisasi ke Era Digitalisasi.

”Situasi Globalisasi saat ini akan berubah menjadi Digitalisasi, digitalisasi adalah penguasaan bisnis berjalan salah satu dampaknya adalah adanya gelombang PHK,” tutur Asep.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa situasi Global tidak terlepas dari disrupsi. Radar Distrupsi meliputi berbagai bidang mulai dari retail sampai otomotif. Namun radar disrupsi di posisi pusat yaitu media, telco, dan entertainmentmemicu terpaan padaTelkom.

“Jadi kita jangan merasa Telkom itu baik-baik saja, makanya kita sampaikan ini untuk mencari caranya gimana dan apa yang harus kita lakukan,” ucap Asep.

Asep juga memaparkan hal tersebut menjadi tantangan bagi para Leader untuk membuat produk Telkom harus Leisurize (membuat nyaman), digital, dan tidak rumit karna generasi milenial itu generasi Magerstyle (red-malas gerak).

Asep menambahkan 7 Leap Strategis di antaranya Unlearn, Avoid fear Of Distruption, Reframe The Old Mindset, Reskill For Future Digital Competencies, Reinvent Your Industry, Think Like Millennial, Lisurize Your Bussiness.

Menutup sambutannya, Asep berharap para peserta untuk selalu mencoba dan berusaha sehingga menjadi lebih kreatif dan inovatif. Kemudian acara ditutup dengan foto bersama. (ppt/ola/red01)

316 total views, 1 views today