Jakarta – Enterprise Academy kembali mengadakan kegiatan Trusted Advisor dengan menghadirkan success story dari para Trusted Advisor, Selasa (27/10). Pada event kali ini menghadirkan 3 (tiga) orang Trusted Advisor dipandu oleh Host Sri Titi Handayani dari Enterprise Academy dan Denny Kuntoro dari Ekspert CORPU.

Berbagai success story yang sudah banyak di-sharing pada series – series sebelumnya, banyak pelajaran yang bisa didapatkan dari sharing yang diberikan oleh para Panel Speaker .

Pada selasa ini yang berkesempatan menyampaikan success story-nya yaitu Arief Reka Maulana, Account Manager Eksternal Unit BGES Witel Banten – segment Local Government Service (LGS).

Arief menyampaikan success story-nya dengan judul Trusted Customer for Optimizing Public Service, “Kepercayaan Government Customer khususnya Pemkab Lebak, Banten dalam membangun sebuah Command Center/Data Center untuk meningkatkan Kinerja Pemkab Lebak secara transparan dan akuntabel kepada Masyarakat Kabupaten Lebak serta meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara maksimal dan terbaik. Pembangunan Command Center/Data Center ini hasil loyalitas kepercayaan Government Customer kepada Telkom sejak Tahun 2017 (berdirinya Diskominfo Kab. Lebak) sebagai Perusahaan Digital Telco terbaik di Indonesia. Telkom sangat mampu dan bersaing dalam membangun suatu Command Center/Data Center yang berkualitas baik dan bagus”, papar Arief.

“PT Telkom turut berperan dalam proses digitalisasi pabrik gula. Sebagai Account Manager PT Telkom yang menghandle PT IGG, melakukan proses inisiasi dari awal sampai dengan terpenuhinya kebutuhan PT IGG. Membangun kepercayaan pelanggan dan membangun intimasi antara AM dengan pelanggan dalam hal ini PT IGG adalah sangat penting,” papar Dwi Vita Anggaraini Account Manager Multi Segment Panel Speaker trusted advisor yang ke 2 (dua) kali ini dengan judul sharing Peran PT Telkom dalam Digitalisasi Pabrik Gula Glenmore.

Pemateri yang ke 3 (tiga) Indri Ayu Wulansari dengan judul sharing How To Deal With ‘Smart Customer Use case in Multinational Company on FMCG, Danone Indonesia. Indri Ayu Wulansari sharing tentang Penggambaran Danone Indonesia sebagai perusahaan Multinanasional FMCG yang sudah sangat melek akan teknologi digital karena dorongan dari Danone Global. Telkom sebagai perusahaan Telekomunikasi dan Digital terbesar di Indonesia sangat perlu untuk ikut serta dalam proses digitalisasi Danone Indonesia, dimulai dari telkom sebagai secondary provider untuk connectivity-nya hingga semua connectivity dikelola oleh Telkom.

Hal tersebut akan tetap berlanjut dengan relationship yang baik antara telkom dan Danone. Oleh karena itu, perlu adanya intrapersonal skills yang dimiliki sebagai representative Telkom sehingga tujuan akhir: ‘Get TRUST from Customer’ dapat tercapai.

Beberapa hal yang di highlight oleh Brochardus Widjajatjandra selaku Ekspert Corpu, “Yang perlu diperhatikan sebagai seorang tursted advisor berusaha untuk mendapatkan trus dari customer, mengenali customer dengan baik dan mengetahui keinginan customer, apabila ada permasalahan selalu menjadi rujukan dari customernya. Terus membangun komunikasi yang baik dengan customer, update produk dan membangun soft skill, bagaimana membawa customer ke tempat tinggi yang lebih tinggi dan menjadi pemenang di lingkungannya dan mendatangkan keuntungan untuk kedua belah pihak”, Papar Indri, yang disampaikan pada kesempatan melakukan review dari sharing panel speaker.

The words “trusted advisor” means that you have business acumen. It means that you have the experience, the training, the knowledge, and the subject matter expertise to be trusted to advise your clients well.

Bagi yang ingin melihat kembali sharing dari para trusted advisor seri sebelumnya dapat mengakses video learning trusted advisor melalui beberapa platform yaitu aplikasi Cognitium Video (Android/IOS), Digital Learning CorpU (https://digitallearning.telkom.co.id/course/view.php?id=511) dan Mydigilearn (https://www.mydigilearn.id/webinar-list). (Doni/EA/nwl/Red01)

53 total views, 1 views today