Bandung – Board of Commissioner (BoC) Telkom Marsudi Wahyu Kisworo dan Ahmad Fikri Assegaf mengunjungi Telkom Corporate University Center (Telkom CorpU) pada Rabu (4/11). Kedatangan BoCTelkom disambut langsung SGM Telkom CorpU Jemy V. Confido di Digital Lounge, Telkom CorpU. Turut hadir EVP TR 3 Mohamad Khamdan, Deputy SGM Telkom CorpU Arif Rudiana, serta para Senior Leaders TelkomGroup.

Jemy mengucapkan selamat datang di Kampus Telkom CorpU. Lokasi tersebut merupakan lokasi yang boleh dikatakan akan bersejarah bagi setiap insan Telkom kalau kondisi tidak pandemik, karena setiap insan Telkom sebelum memulai berkarya di Telkom pasti pernah masuk ke kampus ini.

Jemy menjelaskan Telkom CorpU memiliki perjalanan cukup panjang hingga pada hari ini Telkom CorpU mempersiapkan diri menjadi Indonesia Telecommunication & Digital Research Institute (ITDRI).

“Kampus ini juga memiliki perjalanan cukup panjang, mulai dari masa Perumtel itu sudah didirikan, kemudian sudah berfungsi pada waktu itu masih gabung, Pusdiklitbang. Saat ini kami sebenarnya di fase Telkom Corporate University setelah sebelumnya pernah menjadi Divisi Pelatihan, kemudian Training Center, lalu Learning Center, lalu Telkom CorpU dan pada hari ini kita sedang dalam fase untuk mempersiapkan diri menjadi ITDRI,” papar Jemy.

Setelah sambutan dari Jemy diikuti persembahan video serta pemaparan video aspirasi Telkom CorpU menuju ITDRI, para BoC diajak campus tour, melihat fasilitas dan program unggulan yang dimiliki Telkom CorpU d iantaranya ke Ged. Cacuk Sudarijanto untuk melihat tempat transformasi dan inovasinya Telkom CorpU sehingga memiliki AMA CorpU, kemudian menuju Cognitium Digital Studio untuk tapping video.

Marsudi berharap dengan Telkom CorpU yang bertransformasi menjadi ITDRI maka fungsi untuk mengembangkan talent, teknologi termasuk implementasi di bidang telekomunikasi dan digital. Hal tersebut menjadi tugas utama kita dan itu yang menentukan kualitas bangsa di masa depan, apakah bangsa kita nanti menjadi bangsa pecundang yang hanya impor teknologi dan impor orang atau menjadi bangsa pemenang yang bisa mengekspor teknologi dan mengekspor para talent menjadi pakar-pakar, bukan hanya di Indonesia tapi dilevel internasional. Karena itu saya berharap betul ITDRI ini nanti bisa menghasilkan keluaran-keluaran yang tarafnya tidak hanya nasional tapi internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Fikri menuturkan CorpU bisa mempunyai peran yang signifikan dalam menyikapi perubahan.

“Saya sangat impress melihat fasilitas, kemudian ngobrol mengenai programnya, kemudian diskusi bagaimana knowledge itu dikelola, saya pikir CorpU ini merupakan salah satu bagian yang terpenting dari perkembangan organisasi kita. Karena kalau kita lihat Telkom dari sekian banyak perusahaan BUMN maupun swasta mungkin mengalami proses perubahan secara signifikan dan bagaimana Telkom berhasil menavigasi perubahan tersebut. Sekarang juga kita sedang dalam gelombang perubahan baru dan kalau dulu saya yakin CorpU ini memainkan peran yang sangat besar dalam menyiapkan tim Telkom untuk learn, unlearn, relearn, tiga proses itu yang saya pikir sangat penting dan diharapkan bisa didapat dan peran itu bisa disediakan oleh CorpU. Saya pikir tantangan kita sama dengan penerus-penerus kita dan diharapkan CorpU ini bisa menyediakan training yang bukan cuman belajar tentang knowledge atau tentang orang-orang mendapatkan data, informasi, tetapi mengenai bagaimana menyikapi perubahan itu. Saya yakin dari apa yang telah disampaikan tadi, CorpU bisa punya peran yang signifikan”, tutur Fikri.

Rombongan BoC menuntaskan kunjungan ke Virtual Learning Interactive Class (VLIC) untuk memberikan sambutan dalam Great People Managerial Program (GPMP) IV Batch 44 & 45.

Setelah campus tour di Telkom CorpU, para BoC kemudian melanjutkan kunjungannya ke Witel Bandung Barat. (*ykb/nwl/Red01)

157 total views, 1 views today