Bandung – SGM Telkom CorpU Jemy V. Confido bersama Deputy SGM Telkom CorpU Arif Rudiana memberikan first punch dalam Leaders Talk Value 2021 melalui Zoom Meeting dan YouTube Cognitium Digital Studio pada Jumat (8/1). Kegiatan LTV ini dihadiri para Senior Leaders, Karyawan, serta Mitra Kerja Telkom CorpU.

Mengawali first punch, Jemy menjelaskan latar belakang mengapa kita menyiapkan ITDRI.

“Latar belakang mengapa kita menyiapkan ITDRI karena Indonesia ini akan membutuhkan sembilan juta digital talent dalam 15 tahun kedepan, artinya setiap tahun kita membutuhkan talent digital yang baru sebanyak kira-kira 600 ribu dan angka ini angka yang sangat fantastis. Didalam program pemerintah yang sekarang, Pak Presiden sudah menetapkan Program Indonesia Maju, disitu ada lima program utama dan kalau kita lihat di nomor satu itu tentang HR Development”, jelas Jemy.

Jemy juga menjelaskan Kementerian BUMN dengan lima program prioritasnya yaitu economic and social value, business model innovation, technology leadership, energize investment, dan unleash talent. Maka, talent, technology, dan inovasi itu adalah keyword-keyword yang sudah digariskan pemerintah, mulai dari Presiden hingga Menteri dan terus ke jajaran di bawahnya termasuk Telkom yang mendukung pemerintah untuk menyiapkan Indonesia agar memiliki digital talent yang mumpuni.

Jemy kemudian mengatakan untuk melakukan research apalagi nanti lanjut ke inovasi kemudian pembentukan digital talent tidak bisa sendirian. Oleh karena itu, berkolaborasi dengan elemen-elemen yang ada di pentahelix yang terdiri dari academy, business, community, government. Kemudian, sebenarnya dari konsep awal elemen yang kelima adalah media namun dalam konteks, di mana lebih butuh technology provider bukan media. Dengan demikian akan berkolaborasi unsur-unsur yang ada di pentahelix ini untuk memperkuat positioning baik di research, innovation, maupun di pembentukan digital talent.

Jemy pun dalam first punch-nya memberikan arahan terhadap perjalanan ITDRI di mana sudah memberikan visi dan misi. Visi diturunkan dari arahan Presiden yaitu untuk menjamin kesiapan Indonesia menghadapi persaingan global dan digital yang tidak bisa dihindari. Melalui budaya inovasi, kemampuan atau kepiawaian science dan teknologi serta pengembangan digital talent untuk mengisi kebutuhan-kebutuhan lapangan kerja, penciptaan value added economy, serta menunjang economic transformation. Sementara, untuk misi diambil dari statement Menteri BUMN, mulai dari yang pertama, akselerasi transformasi business operation dan business ecosystem melalui business collaboration dan partnership yang secara internasional bisa bersaing secara digital dan akan memberikan impact kepada social and economic values. Kedua adalah untuk mengakselerasi adopsi teknologi digital secara tepat waktu dan memberikan dampak yang signifikan terhadap economic value. Kemudian yang ketiga adalah untuk meningkatkan dan upgrade digital talent yang bekerja di lingkungan BUMN.

Terkait operating model ITDRI, Jemy mengatakan ada tiga pilar yaitu pilar pertama research institute, pilar kedua digital academy, dan pilar ketiga telecommunication and digital capability center atau pusat inovasi. Ketiga pilar ini tentu perlu didukung oleh input yang kuat, mulai dari dukungan regulasi, policy yang akan dibantu oleh Kementerian BUMN sampai kepada alignment research agenda yang akan kita kolaborasikan. Sedangkan untuk output, berharap ada tiga output, yaitu research yang applicabledigital talent yang ready, dan inovasi-inovasi yang terbukti.

Sebelumnya, Arif dalam first punch-nya menuturkan ada beberapa problem yang masih terlihat di tahun 2020 dan harus diperbaiki di 2021. Pertama terkait people and culture. Kemudian yang kedua terkait performance management system. Ketiga, dari sisi organisasi bersyukur bahwa pada akhirnya kita bisa melakukan transformasi dari TCU menjadi New TCU dengan strategi baru.

Arif mengatakan, yang melandasi Telkom CorpU mau melakukan apa di 2021 ada di dokumen playbook TCUC sudah dinyatakan dan mudah-mudahan bisa segera dikirimkan ke teman-teman semua untuk dibaca serta dipahami.

“Why kita adalah kita ingin menjadi sebuah organisasi yang men-shapping global talent for digital industry. Untuk mencapai why itu how nya mari kita mainkan kita sebagai research instituteCorpU itu harus kita besarkan lagi bukan hanya learning saja, tapi ayo kita menjadi research institute, kita menjadi digital academy yang selama ini sudah menjadi bagian dari learning. Supaya how ini bisa bergerak, apa yang kita lakukan, yaitu melakukan transformasi. Transformasi yang kita lakukan ini itu bagian dari bagaimana how itu bisa berjalan,” jelas Arif.

Arif kemudian menjelaskan terkait enam strategic program Telkom CorpU.

“Kita ada di 2021, mari kita lihat fokusnya kita, TCUC sekarang menjadi operator ITDRI bukan berarti kita melupakan yang didalam tetapi kita perbesar magnitude TCUC, tidak hanya TelkomGroup, tapi untuk BUMN dan juga untuk negara dan bangsa. ITDRI itulah yang kemudian menjadi fundamental kita saat ini. Untuk mewujudkan itu semua bahwa kita punya strategic initiative program. Kita ada enam strategic program yaitu TALENT (Transform into Integrated Research, Innovation, and Digital Academy; Accelerate TelkomGroup Employee Competency Development; Leverage New TCUC’s Strategic Resources; Nurture Talent Technology Leadership in Research, Innovation, and Learning; Triumph New TCUC Culture and Brand)”, jelas Arif.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tanya-jawab seputar first punch yang sudah dipaparkan SGM serta DSGM Telkom CorpU diikuti Kahoot! Quiz dan diakhiri foto bersama seluruh peserta dan management Telkom CorpU. (*ykb/sav/nwl/Red01)

432 total views, 2 views today