myDigiLearn

 

MyDigiLearn yang tengah dikembangkan oleh Telkom Indonesia, melanjutkan perjalanan ke tahap presentasi wawancara di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) terkait inovasi learning platform ini. Kompetisi ini merupakan kompetisi yang bertujuan untuk menemukan terobosan inovasi pelayanan publik yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

 

Untuk ikut di ajang kompetisi bergengsi ini, para peserta harus memenuhi empat kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Yang pertama Bermanfaat, di sini ide kreatif atau gagasan yang diajukan harus bisa menyelesaikan permasalahan publik yang tengah terjadi. Kedua dapat Ditransfer, dalam artian inovasi yang diajukan itu dapat direplikasi oleh Unit Pelayanan Publik (UPP) sejenis atau diadaptasi ke dalam konteks lain. Selanjutnya harus Efektif, capaian dari gagasan itu haruslah nyata dan bersifat solutif. Dan yang terakhir Kebaruan, tak hanya bermanfaat, ide inovasinya pun haruslah unik dan juga bermanfaat bagi khalayak ramai.

 

Perjalanan myDigiLearn untuk sampai di tahap ini patut diacungi jempol, pasalnya tidaklah mudah untuk sampai di tahap wawancara ini. Tim Telkom CorpU-ITDRI harus lolos dua tahapan seleksi, yaitu Pengajuan/ Pendaftaran Proposal Inovasi pada 18 maret – 11 Mei 2021 lalu dan Penilaian yang meliputi presentasi dan wawancara.

 

Tak semudah membalikkan tangan, proposal pendaftaran inovasinya pun dibagi lagi menjadi tiga tipe, yaitu Kelompok Umum, Replikasi, dan Inovasi. Dari ketiga kriteris tersebut myDigiLearn masuk kedalam Kelompok Umum. Tak main-main, ada 1.609 proposal yang diajukan untuk mengikuti kompetisi ini, 1.458 peserta lainnya termasuk di kategori yang sama bersama myDigiLearn. Atas kerja keras tim, Jajaran Telkom CorpU-ITDRI patut berbangga atas raihan myDigiLearn yang masuk ke dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2021 kategori umum ini.

 

Berhak untuk masuk ke dalam tahap Presentasi dan Wawancara, yang maju ke tahap selanjutnya ini diwakilkan oleh Bapak Jemy V. Confido, Bapak Arief Rudiana, dan CEO myDigiLearn sendiri Bagas Satyaparahatma. Tak main-main berikut ini para panelis yang hadur di di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik itu.

 

1) Prof. Dr. JB Kristiadi, anggota Tim Indepeden Reformasi Birokrasi Nasional;

2) Prof. Dr. Eko Prasojo, Ketua Tim Indepeden Reformasi Birokrasi Nasional;

3) Prof. Dr. R. Siti Zuhro, peneliti utama LIPI dan anggota Tim Penjaminan Kualitas RB;

4) Bapak Erry Riyana Hardjapemekas, Tim Kerja Gubernur Jabar untuk Percepatan 

Pembangunan dan Wakil Ketua KPK periode 2003-2007;

5) Bapak Dadan S. Suharmawijaya, Anggota Ombudsman RI; 

6) Ibu Neneng Gunadi, CEO Grab Indonesia;

7) Bapak Nurjaman Mochtar, Wartawan Senior dan salah satu Ketua pada PWI Pusat;

8) Ibu Sri Haruti Indah Suksmaningsih, anggota Konsil Kedokteran;

9) Bapak Tulus Abadi, Ketua Umum YLKI;

10) Bapak Rudiarto Sumarwono, Komisioner KASN;

11) Bapak Harris Turino,  anggota Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional

 

Raihan ini belum lah menjadi titik akhir dalam perjalanan myDigiLearn demi melembarkan sayapnya di Tanah Air. Berbagai perkembangan fitur dan juga kontennya akan terus digencarkan oleh tim Telkom CorpU-ITDRI. Dengan harapan setelah mengikuti kompetisi ini dapat memantik terjadinya akselerasi utilitasi dan duplikasi myDigiLearn yang lebih masif,  sehingga mimpi myDigiLearn dalam membantu  program SDM Unggul Presiden Jokowi demi terwujudnya 9 juta digital talent di tahun 2045 dapat terwujud. (Reza)

121 total views, 1 views today